Kondisional pada python membantu kita dalam menerapkan logika dalam kondisi tertentu.

Kondisi pada python dapat ditulis dalam beberapa cara. Cara yang paling umum menulis kondisi di python menggunakan “if statement”.

if statement ditulis dengan keyword if. Kode pada statement akan tereksekusi jika statement bernilai True. Berikut contoh sederhana dari if statement :

a = 20
b = 10
if a > b:
    print("A lebih besar dari B")

Pada umumnya kondisional banyak menggunakan Operator Perbandingan. Tetapi ada juga kondisi yang menggunakan operator yang lain tergantung alur logika pada kodemu.


Indentasi


Tidak seperti bahasa pemrograman lainnya, untuk mendefinisikan kode yang akan dieksekusi menggunakan indentasi. Apa itu indentasi?

Indentasi adalah bagian paragraf yang menjorok ke dalam pada baris-baris paragraph.

Contoh dibawah ini adalah kesalahan pada indentasi :

a = 20
b = 10
if a > b:
print("A lebih besar dari B")
Kode diatas akan menghasilkan ERROR

Walaupun urutan kodenya benar, tapi indentasi nya masih salah. Sehingga python tidak mengenali kode yang akan dieksekusi ketika statement True.

Python memang sebuah bahasa pemrograman yang sangat rapi, karena dengan adanya aturan indentasi ini, script kode pada python lebih mudah dibaca.


IF Else


Jika statement yang kita berikan bernilai False maka kode pada if statement tidak dieksekusi.

Tetapi, jika kita ingin membuat sebuah statement yang walaupun nilai nya False ada kode yang dieksekusi, menggunakan if else statement.

else statement menggunakan keyword else. Contoh sederhananya seperti ini.

password = "harimau123"
passwordInput = "belalang456"
if password == passwordInput:
    print("Selamat Anda Berhasil Login!")
else:
    print("Maaf, Password Anda Salah")

Jika kita jalankan kode diatas, kode blok yang akan dieksekusi hanyalah kode blok kedua. Dan output yang ditampilkan yaitu "Maaf, Password Anda Salah".

Dikarenakan statement password == passwordInput bernilai False. Sehingga statement akan mengeksekusi kode blok pada else statement.


Elif


Lalu selanjutnya, bagaimana jika kita ingin membuat banyak statement.

Tidak hanya satu kondisi tetapi banyak kondisi, agar program yang kita buat bisa menunjang banyak pilihan dari user.

Kita gunakan if elif statement dengan keyword elif.

elif adalah singkatan dari else if yang berarti jika bukan, maka jika ini.

Berikut contoh sederhananya :

inputHari = 1
if inputHari == 1:
    print("Senin")
elif inputHari == 2:
    print("Selasa")
elif inputHari == 3:
    print("Rabu")
elif inputHari == 4:
    print("Kamis")
elif inputHari == 5:
    print("Jum'at")
elif inputHari == 6:
    print("Sabtu")
elif inputHari == 7:
    print("Minggu")
else:
    print("Hari Tidak Diketahui")

Dengan menggunakan keyword elif, kita dapat menambahkan statement sejumlah yang kita butuhkan.


Kondisi Bersarang


Kondisi bersarang atau IF bersarang adalah bentuk dari if didalam if. Sehingga kita bisa membentuk sebuah kondisi di dalam kondisi.

var = 22
if var > 10:
    print("'var' diatas 10")
    if var > 20:
        print("'var' diatas 20")
        if var > 30:
            print("'var' diatas 30")
        else:
            print("'var' dibawah 30")

Penulisan Singkat


Pada python kondisional dapat ditulis secara singkat dengan hanya satu baris.

Untuk penulisan singkat satu baris tidak perlu adanya indentasi. Kamu dapat menempatkan statement dan semua blok kodenya pada satu baris.

Rumus Penulisan:

'value_of_true' if conditions else 'value_of_false'

Contoh :


var1 = 10
var2 = 5
var3 = "Lebih Besar" if var1 > var2 else "Lebih Kecil"
print(var3) # Output : 'Lebih Besar'

Penjelasan :

Pada var3 terdapat statement yang dibaca seperti ini. var3 akan berisi string “Lebih Besar” apabila var1 > var2. Jika tidak var3 akan berisi string “Lebih Kecil”.

Kamu juga dapat membuat Multiple Statement pada line yang sama.

Contoh Multiple Statement:


var1 = 10
var2 = 5
var3 = "Lebih Besar" if var1 > var2 else "Sama Dengan" if var1 == var2 else "Lebih Kecil"
print(var3) # Output : 'Lebih Besar'

Penjelasan :

Pada kode blok bagian kedua else "Sama Dengan" if var1 == var2 bisa di baca seperti elif var1 == var2.


Kombinasi Dengan Operator


Kondisi juga dapat dikombinasikan dengan beberapa operator. Seperti Operator Logika dan Operator Keanggotaan.

A. Contoh kombinasi dengan Operator Logika (or, and, not).

a = 90
b = 100
x = 20
y = 10

# Kombinasi AND
if (a < b) and (x > y):
    print("Semua Kondisi 'True'")

# Kombinasi OR
if (a < b) or (x < y):
    print("Salah Satu Kondisi 'True'")

# Kombinasi NOT
if not (a < b):
    print("Kondisi Tidak 'True'")

B. Contoh kombinasi dengan Operator Keanggotaan (in, not in).

angka = [1, 2, 3, 4, 5]
a = 5
b = 6

# Kombinasi IN
if a in angka:
    print("variabel 'a' ada pada list 'angka'")

# Kombinasi NOT IN
if a not in angka:
    print("variabel 'a' tidak ada pada list 'angka'")