Mengenal Routing

Pada framework yang menganut design pattern MVC, kita akan menemukan isitilah route. Dalam istilah manusia, route dapat diartikan sebagai rute, jalan dan arah. Dalam Web Progamming, route dapat diasumsikan sebagai alamat yang akan diakses oleh user. Alamat yang aku maksud bukan seperti https://anbidev.tech secara mendasar, tetapi seperti https://anbidev.tech/about/. Keberadaan /about disini merupakan route yang memiliki arah ke Halaman Tentang. Ya https://anbidev.tech/ merupakan sebuah route /, walaupun slash dibelakang biasanya akan secara otomatis tidak ditampakkan oleh web browser.

Konfigurasi Routing

Pada instalasi awal, route pada laravel tersimpan dalam folder route. Disini, ada beberapa file yang mengatur route, entah itu menggunakan API atau tidak. Untuk saat ini aku akan menggunakan file web.php.

// file web.php

Route::get('/', function () {
    return view('welcome');
});

Disini bisa dilihat ada sebuah contoh penggunaan Route yang mengarah ke halaman utama atau root karena menggunakan /. Route ini berisi Closure(Fungsi tanpa Nama), yang mengarah ke view yang berisi parameter string welcome. Hal ini berarti, jika kamu mengakses web utamanya (/), maka akan diarahkan ke file view, welcome.blade.php. Apa maksudnya? Penjelasan tentang view akan aku bahas di artikel ini.

Didalam Closure, coba kamu ganti bagian return, hapus kode view('welcome'), dan ganti dengan string anbidev.

//file  web.php

Route::get('/', function () {
    return 'anbidev';
});

Disini aku merubah perintah yang ‘mengarahkan ke view’, menjadi ‘menampilkan string anbidev. Contohnya seperti pada gambar, kamu bisa menyesuaikan dengan keinginanmu, aku sudah memperbesar layar kerjaku sehingga mungkin akan ada perbedaan ukuran dengan milikmu.

Tampilan Route Pada Laravel

Sekian dulu pembahasan tentang Dasar Routing pada Laravel. Semoga bermanfaat!