Yuk kenalan dengan tipe data Boolean yang hanya memiliki dua nilai yakni true dan false. Sekilas mengenai sejarah adanya tipe data Boolean, berawal dari seorang matematikawan asal Inggris yang bernama George Boole.

George Boole
George Boole

Beliau ini dikenal karena menciptakan suatu cabang pada pembelajaran Aljabar yang menyatakan bahwa setiap logika yang diberikan adalah benar atau salah. Dalam matakuliah matematika diskrit juga, kita sering menemui contoh soal yang menggunakan boolean sebagai nilai dari sebuah variabel.


Pada bahasa pemograman Dart untuk mendeklarasikan tipe data Boolean cukup dengan kata kunci bool dan ingat jika boolean hanya punya 2 nilai saja jika tidak true, ya false.

bool loveMe = false;
bool hateMe = true;

bool isFalse = !true;
bool isTrue = !false;

Bisa dilihat di atas ada 4 variabel yang kita buat, untuk variabel loveMe dan hateMe kita mengisi false dan true, tapi coba liat variabel 2 terakhir ada tanda ! di depan valuenya.

Nah tanda tersebut dinamakan dengan "bang" atau "not" artinya kebalikan dari nilai yang kita masukkan.

Yuk, kita latihan sedikit agar mudah memahami tipe data ini.

main(List<String> args) {
  checkRain();
}

checkRain() {
  bool check;
  int val1 = 12;
  int val2 = 9;

  // Assigning variable check
  // value depending on condition
  check = (val1 > val2);
  print(check);
}

Pada kode di atas mula-mula kita buat variabel bool check dan kita mengisi nilai dari variabel val1 dan val2. Lalu kita membuat kondisi apakah val1 lebih besar dari val2, jika iya maka nilai check akan bernilai true, jika tidak maka akan bernilai false.

true
true


Taraa… kita sudah bisa mengetahui tipe data boolean. Sekian materi pada pertemuan ini. Ikuti terus blog anbidev agar kalian lebih jago lagi dalam dunia pemograman. Sampai jumpa di blog anbidev.